Awar-Awar (Nama Latin : Ficus septica) mempunyai banyak nama pangilan lokal. Contoh : Ki ciyat (Sunda), Awar-awar (Jawa), Bar-abar/kolpoh (Madura), Sirih Popar (Ambon), Tobo-tobo (Makasar), Tagalolo (Minahasa), dan lain-lainnya. Tanaman ini berbentuk perdu dengan habitat hidup liar dan mudah didapat pada tempat-tempat lembab seperti pinggir sungai, rawa dan danau. Ukuran pohoh lumayan besar dengan ketinggian mencapai hingga 25m. Rantingnya bulat berongga, Daun berseling berhadap-hadapan dengan ukuran lumayan lebar dan tebal warna hijau tua, Dan Buah bergerombol bulat bertangkai pendek.
1. Sebagai peluruh keringat yang berfungsi untuk melancarkan keluarnya
keringat dari tubuh.
2. Meringankan gejala rematik dan nyeri pada persendian.
3. Mengatasi gejala migrain dan juga sakit kepala atau pusing.
4. Mempunyai sifat diuretik yang berguna untuk melancarkan saluran kemih.
5. Mencegah terjadinya ISK (Infeksi Saluran Kemih).
6. Bersifat sebagai anti-piretik yang berkemampuan untuk menurunkan
panas atau demam.
7. Menyembuhkan flu atau pilek.
8. Menghentikan diare atau mencret.
9. Obat herbal untuk atasi disentri.
10. Bersifat sebagai anti-mikroba seperti kuman, virus, dan jamur.
11. Menyembuhkan sakit telinga.
12. Menetralkan dan mengeluarkan racun dalam tubuh.
13. Ampuh untuk penyakit kulit seperti panu, kadas dan kurap.
14. Menyembuhkan herpes yang membandel.
15. Meringankan penyakit batuk dan sakit tenggorokan.
16. Peluruh muntah yang bisa digunakan untuk memancing muntah.
17. Obat tapal untuk mempercepat penyembuhan luka.
Bagaimana cara menggunakan tumbuhan awar-awar untuk obat :
* Rebusan daun bisa menyembuhkan : rematik, peluruh keringat, sakit
kepala, pilek, batuk, demam, dan penyakit lain yang disebabkan oleh
jamur. Mengenai porsi bisa menggunakan secukupnya.
* Pada akar bisa digunakan sebagai obat tapal luka bakar, dan jika
akar direbus bisa digunakan untuk peluruh kemih, diare dan disentri.
Akar dicampur dengan air kelapa bisa menyembuhkan ISK (infeksi
saluran kem!h) dan bersifat sebagai anti-r4cun.
* Pada getah bisa menimbulkan efek samping seperti bisul, namun bisa
dipakai untuk mengatasi herpes dan kurap yang tidak kunjung sembuh.
Getah yang dipanaskan pada abu juga bisa digunakan untuk obat tetes
telinga yang berfungsi meringankan sakit telinga yang tuli.

No comments